Chlor Etil, Obat Semprot Tim Medis Sepakbola

Sepakbola

Sepakbola adalah sebuah permainan yang mengandalkan kekuatan fisik dan sangat menguras tenaga dalam tubuh sehingga membuat kondisi badan retan cedera. Terlebih, benturan dalam jenis olahraga yang saat ini paling populer di seluruh dunia tak dapat dihindari.

Sepakbola

Sepakbola merupakan permainan yang mengandalkan fisik, sehingga benturan dan cedera tak terhindarkan

Seringkali kita para penikmat sepakbola melihat pemain diatas lapangan merasakan kesakitan, sehingga tim medis harus menghampiri sang pemain tersebut untuk memberikan pertolongan.

Salah satu pertolongannya yaitu dengan memberikan obat berupa semprotan ke bagian yang mengalami cedera. Tak berselang lama, pemain itu langsung dapat kembali berlari dan melanjutkan permainan diatas lapangan.

Namun, apakah kalian mengetahui obat semprot tersebut itu apa? Berikut penjelasan dari dr. Michael Triangto, Sp. OK dari Rumah Sakit Kemayoran Jakarta.

“Obat semprot yang biasa kita lihat dalam permainan sepkbola ketika seorang pemain mengalami cedera dan harusmendapatkan perawatan dari tim medis itu disebut dengan chlor etil,”

Chlor etil merupakan sebuah bahan kimia yang apabila bersentuhan langsung ke kulit manusia, maka akan bereaksi dingin. Sehingga, rasa dingin tersebut mampu sementara waktu menghilangkan rasa perih yang diderita pemain,”

“Selain itu, obat semprot tersebut juga dapat menghentikan perdarahan. Tentu, Chlor etil ini sangat aman digunakan dan menjadi bagian dalam penanganan cedera pemain sepakbola yang disebut Rest, Ice, Compression dan Elevation (RICE),” ungkap Michael.

Mengenal Lebih Dalam Tentang Chlor Etil

Chlor etil juga disebut dengan nama monochloroethane ataupun chloroethane, yang merupakan sebuah senyawa kimia sebagai agen penghasil busa, obat bius, aditif anti ketukan dalam proses bensin bertimbal dan juga refrigeran.

Chlor Etil

Chlor Etil dapat mengurangi rasa nyeri pemain sepakbola yang mengalami cedera

Obat semprot ini di golongkan sebagai hidrokarbon terhalogenasi. Hal tersebut berarti bahwa Chlor etil memiliki kandungan karbon dan berupa atom hidrogen dengan satu hingga beberapa jumlah atom yang akan digantikan oleh agen halogen, dalam hal tersebut berarti klorida.

Alat tersebut diproduksi baik berupa gas tidak berwarna maupun dalam bentun cairan yang dalam rangkaian reaksinya mempergunakan bahan aluminium klorida yang berguna untuk katalis. Obat itu juga merupakan hasil sampingan dari pembuatan polyvinyl chloride.

Senyawa kimia yang terkandung di dalam chlor etil digunakan untuk anestesi, pendingin kulit dan juga dapat menghilangkan rasa nyerih serta mampu menghentikan pendarahan. Senyawa yang terkandung didalamnya juga bersifat topical vapocoolant yang menghasilkan efek mati rasa.

Chlor etil tak hanya digunakan dalam penanganan langsung bagi pemain cedera diatas lapangan, tetapi juga dalam proses operasi bedah minor. Dengan begitu, sebelum tim medis memberikan suntikan ataupun obat intravena, pemain tidak akan merasakan kesakitan lantaran kulit terasa mati rasa.

Dokter gigi juga menggunakan obat semprot tersebut untuk mengurangi pendarahan ketika melakukan pencabutan gigi. Bahkan, obat itu juga digunakan dalam keperluan syuting film.

Efek Samping Chlor Etil

Namun, obat semprot yang sangat bermanfaat bagi para pemain sepakbola diatas lapangan yang mengalami cedera tersebut, ternyata memiliki beberapa efek samping. Berikut ulasan secara lengkapnya.

Chlor Etil

Chlor etil diberikan untuk pemain yang mengalami cedera ringan

  • Apabila seorang memiliki alergi, maka setelah menggunakan obat semprot tersebut maka permukaan kulit akan terlihat bintik-bintik merah
  • Jika chlor etil digunakan di dalam ruangan tertutup, maka dapat menyebabkan orang yang berada di dalam ruangan tersebut akan kesulitan ketika bernafas
  • Chlor etil tidak boleh mengenai anggota badan seperti selaput lendir di bagian mata, hidung dan mulut
  • Obat semprot yang berbahan gas, tentu bersifat cepat menguap dan mudah terbakar bahkan cepat meledak.

Peralatan Seorang Wasit Sepak Bola

Wasit

Seluruh cabang olahraga tentunya memiliki seorang wasit atau sang pengadil lapangan, tak terkecuali dengan jenis olahraga yang saat ini paling populer seantero dunia, sepakbola. Seorang wasit memiliki tugas yang penting dalam sebuah permainan sepakbola.

Wasit cadangan

Wasit cadangan berfungsi untuk mengatur kedua pelatih yang terkadang tidak terima dengan keputusan wasit utama

Dimana pengadil lapangan bertugas untuk mengatur jalannya permainan dan menjadi kunci sukses sepakbola yang sedang berlangsung. Wasit utama akan dibantu oleh dua asistennya yang berada di pinggir lapangan atau disebut dengan hakim garis dan satu cadangan yang berada diluar lapangan untuk mengatur pergantian pemain dan memberi petunjuk tambahan waktu.

Seorang wasit mengatur penuh jalannya laga sepakbola. Sehingga, untuk membantu tugasnya, wasit menggunakan beberapa peralatan yang memang sudah diatur dalam peraturan FIFA Laws of the Game. Berikut sejumlah alat yang wasit kenakan kala memimpin sebuah pertandingan.

  • Peluit

Alat utama seorang wasit dalam mengatur sebuah pertandingan adalah peluit. Dengan alat tersebut, pengadil lapangan dapat memberikan instruksi untuk para pemain dan tentu saja berbagai hal yang terjadi diatas lapangan hijau, seperti diantaranya, memulai laga, menghentikan laga, terdapat pelanggaran, protes keras dari offisial pelatih tim, cuaca yang tak mendukung, dan lain sebagainya.

Seorang wasit utama saja yang menggunakan alat ini. Pada sejarahnya, peluit wasit berbahan logam, karena dapat menghasilkan suara yang keras. Namun, belakangan ini, para pengadil lapangan menggunakan peluit yang berbahan plastik karena lebih aman dibandingkan logam yang kurang baik untuk kesehatan tubuh.Jam Tangan

Kedua, wasit wajib menggunakan jam tangan ataupun stopwatch. Alat tersebut berfungsi untuk mengatur lamanya pertandingan atau durasi laga. Sesuai ketentuan, laga berjalan selama dua babak dan masing-masing babak berlangsung selama 45 menit.

Pada umumnya, seorang pengadil lapangan mengenakan dua jam tangan yang diletakkan di kedua tangannya. Satu jam tangan terus berjalan (nonstop) selama satu pertandingan penuh dan satunya lagi ketika laga berhenti karena pelanggaran dan juga berguna untuk menghintung injury time.

  • Kartu & Buku

Selanjutnya alat yang tak kalah penting adalah kartu dan sebuah buku kecil. Kartu sendiri terdiri dari dua, yakni kuning dan merah. Kartu kuning untuk hukuman pemain yang melakukan sebuah pelanggaran ringan dan kartu merah untuk pelanggaran yang lebih serius yang dapat membahayakan.

Sedangkan buku kecil dipergunakan seorang pengadil lapangan untuk mencatat segala hal yang terjadi ketika permainan berlangsung, seperti pemain yang mencetak gol, melakukan pelanggaran, pergantian pemain dan lain sebagainya.

  • Alat Komunikasi

Di era modern saat ini, seorang wasit juga menggunakan beberapa alat komunikasi untuk menunjang tugasnya diatas lapangan, seperti headset, mic dan lain sebagainya.

Peralatan Bagi Asisten Wasit

Berbeda dengan wasit utama, asisten wasit tidak menggunakan peluit, jam tangan, kartu kuning maupun merah dan buku catatan, melainkan bendera yang pada umumnya bercorak segi empat atau diamond dengan warna kuning dan merah yang berseberangan. Namun, ada beberapa hakim garis yang menggunakan bendera bercorak polos.

Asisten Wasit

Asisten Wasit menggunakan bendera untuk memberikan berbagai instruksi dalam pertandingan sepakbola

Bendera tersebut berguna untuk memberikan sinyal kepada wasit utama apabila terjadi offiside, pergantian pemain, menentukan lemparan bola dan membantu melihat pelanggaran.

Peralatan Wasit Cadangan

Wasit cadangan berfungsi untuk menggantikan wasit utama apabila sewaktu-waktu mengalami hal yang diluar keinginanan, diantaranya sakit, ataupun cedera. Selain itu, untuk mengatur kedua pelatih dari masing-masing tim apabila tak terima dengan keputusan wasit utama.

Wasit cadangan

Wasit cadangan berfungsi untuk mengatur kedua pelatih yang terkadang tidak terima dengan keputusan wasit utama

Wasit keempat ini juga memiliki peralatan yang harus digunakan, yaitu papan elektronik. Berfungsi untuk memberikan instruksi pemain pengganti dan memberikan petunjuk tambahan waktu.

Mengenal Berita Bola Lebih Dalam Tentang Liga Champions UEFA

Liga Champions

Liga Champions merupakan salah satu kompetisi kejuaraan sepakbola di daratan Eropa yang paling bergengsi. Dimana, apabila mampu keluar sebagai juara, maka secara tidak langsung akan dinobatkan sebagai tim penguasa Eropa pada tahun tersebut.

Liga Champions

Berita Bola Liga Champions menjadi kompetisi akbar bagi klub di daratan Eropa

Sehingga tak heran, bahwa atmosfer kejuaraan tersebut sangatlah tinggi. Tak hanya itu saja, tetapi banyak sekali para pemain sepakbola profesional yang menginginkan untuk dapat tampil di Liga Champions.Bahkan, para penikmat sepakbola juga menantikan kejuaraan sepakbola itu.

Tapi, apakah kalian mengetahui bagaimana sejarah mengenai Liga UCL? Nah, disini saya akan sedikit memberitahukan bagaimana sejarah panjang kompetisi paling akbar di daratan Eropa tersebut.

Sejarah Liga Champions

Kompetisi antarklub Eropa pertama kalinya dicetuskan oleh salah satu media olahraga asal Perancis dan diselenggarakan pada musim 1955/56.

Sejak awal, trofi yang diperebutkan tak pernah mengalami perubahan dan diberi nama The Big Ears atau telinga besar“. Adapun sang pembuat trofi tersebut yaitu seorang seniman bernama Stadellman.

Namun sebelum berganti nama menjadi Liga Champions, kejuaraan antar klub di daratan Eropa terlebih dahulu disebut dengan European Champion Clubs’ Cup atau Piala Juara Klub Eropa, yang pada umumnya disingkat sebagai Piala Eropa (berbeda dengan istilah Piala Eropa saat ini yang merupakan kompetisi klub Eropa kasta kedua, dibawah UCL).

UEFA

Sejarah Berita Bola UEFA

Awal Liga Champions menggunakan sistem gugur dua leg, yaitu satu tim harus melakoni laga sebanyak dua pertandingan dengan ketentuan bermain di kandang sendiri dan harus bertandang ke markas lawan.

Klub yang menjadi peserta UCL hanya kesebelasan yang mampu meraih gelar juara di masing-masing kompetisi liga negaranya sendiri. Ditambah dengan klub yang sukses menjadi juara di ajang Copa atau Piala Liga.

Hingga pada musim 1992/1993, format UCL sedikit mengalami perubahan dan resmi berganti nama menjadi Liga Champions. Sejak itulah, kompetisi klub Benua Biru tersebut mempunyai tiga babak kualifikasi.

Berita Bola Liga Champions 2017 - 2018

Menurut situs berita bola hari ini, babak pertama, tim dibagi menjadi beberapa grup, yang masing-masing grup terdiri dari empat klub. Masing-masing tim harus laga kandang dan tandang. Klub yang finis sebagai juara grup dan runner up, yang berhak untuk melangkah ke babak selanjutnya.

Babak kedua kualifikasi adalah babak gugur atau 16 besar. Juara grup akan dipertemukan dengan runner up grup lain yang cara penentuannya melalui undian. Dengan catatan, klub yang sebelumnya telah bertemu di satu grup atau merupakan wakil negara yang sama, tidak akan bertemu di babak gugur.

Ketiga, di babak final, kedua tim akan memainkan laga tunggal yang dimana sistem dua leg tidak lagi berlaku. Tempat penyelenggaraan partai puncak ini juga telah ditentukan oleh UEFA selaku asosiasi sepakbola tertinggi sepakbola Eropa.

Klub-Klub Tersukses Liga Champions Sejauh Ini

Klub raksasa asal Spanyol, Real Madrid menjadi tim yang paling sukses dalam pergelaran Liga Champions sejauh ini. El Real sudah meraih gelar juara UCL sebanyak 11 kali. Terakhir kalinya diraih pada musim 2016 lalu, ketika klub ditangani oleh Zinedine Zidane.

Real Madrid

Real Madrid sejauh ini menjadi klub tersukses di kancah Liga Champions dengan raihan 11 gelar juara

Tim yang saat ini diperkuat oleh salah satu pemain terbaik dunia Cristiano Ronaldo juga merupakan juara pada musim pertama UCL bergulir. Bahkan, gelar tersebut bertahan hingga musim 1959/60. Itu berarti, Los Blancos mencatatkan lima kali juara secara beruntun. Catatan tersebut belum pernah terpecah oleh satu klub manapun sejauh ini.

Tim kedua yang sukses merajai kejuaraan UCL adalah AC Milan. Klub raksasa Serie A Italia tersebut telah mampu meraih tujuh gelar juara. Disusul dengan lima gelar yang dipegang oleh Liverpool.

Barcelona yang dalam dekade terakhir tampil luar biasa sukses mengantongi empat gelar. Catatan tersebut menyamai rekor milik Ajax dan Bayern Munich.

Teknik Spesial Penalti Panenka

Joe Hart

Tentu sebagian dari kita masih mengingat salah satu momen indah di pergelaran Piala Eropa edisi 2012, ketika gelandang andalan tim Nasional Italia Andrea Pirlo mengecoh Joe Hart kiper timnas Inggris dari titik penalti dengan tendangan panenka.

Antonin Panenka

Antonin Panenka merupakan pemain sepakbola pertama kali yang melakukan tendangan penalti dengan cara dicungkil atau yang kini dikenal dengan nama Antonin Panenka

Bola ditendang dengan cara di chip atau di cungkil saat tendangan dari titik 12 pas tersebut pertama kalinya dilakukan oleh legenda hidup sepakbola dunia yaitu Antonin Panenka.

Panenka sukses melabui kiper tangguh milik Jerman Barat Sepp Maier dalam partai puncak Euro 1976 saat pertandingan harus dituntaskan melalui babak adu penalti. Lebih dramastisnya lagi, aksi mencungkil bola dari titik penalti itu menjadi penentu kemenangan bagi negaranya yaitu Cekoslowakia.

Sejak itulah tendangan panenka populer di dunia sepakbola. Sejumlah pemain profesional melakukan hal yang sama ketika diberi kesempatan untuk mengeksekusi tendangan penalti, diantaranya yakni Francesco Totti, Robin Van Persie, Zinedine Zidane, Pirlo dan pemain profesional lainnya.

Namun, ada beberapa pemain yang gagal ketika melakukan tendangan panenka. Sehingga terlihat lucu dan konyol. Sehingga, bagi kalian yang ingin mencoba trik tersebut untuk mengelabui kiper lawan, ada baiknya kalian perhatikan beberapa tips berikut ini.

  • Mental dan Rasa Kepercayaan Diri

Para pemain sepakbola profesional yang sukses melakukan tendangan panenka, pada dasarnya telah memiliki mental dan rasa kepercayaan diri yang tinggi. Dengan demikian, ketika melakukan tendangan penalti ala Panenka tidak diperbolehkan ragu-ragu atau tidak yakin.

  • Tenang dan Fokus

Tak hanya memiliki kekuatan mental layaknya baja dan rasa percaya diri yang tinggi. Tetapi juga harus tenang dalam mengeksekusinya. Karena tekanan dari para penonton ketika bermain di kandang lawan, tentu akan sangat mempengaruhi.

Namun yang terpenting adalah fokus. Ketika kalian sudah fokus dan yakin bahwa tendangan panenka kalian akan berhasil, maka bola akan mengarah sesuai dengan apa yang kita inginkan.

  • Sedikit Memainkan Lirikan Mata

Untuk sedikit mengelabui kiper lawan, ada baiknya kalian melirik ke arah gawang, baik ke arah kanan maupun kiri. Dengan melakukan sedikit trik lirikan mata, maka kiper lawan akan mengira bahwa bola diarahkan ke sisi gawang.

Kiper Membenci Tendangan Penalti Panenka

Apabila tendangan panenka sukses dilakukan, tentu akan membuat kiper yang dikelabui akan terasa malu. Sehingga banyak penjaga gawang yang tak suka dengan tendangan tersebut dan tak sedikit yang membencinya.

Joe Hart

Andrea Pirlo sukses melakukan tendangan panenka ke gawang Joe Hart saat Piala Eropa 2021

Salah satu kiper yang tak suka dengan penalti panenka adalah Joe Hart. Pasalnya, kiper tim Nasional The Three Lions tersebut pernah menjadi korban, ketika laga Inggris melawan Italia pada Piala Eropa 2012 lalu. Andrea Pirlo dengan sempurna melakukan tendangan panenka.

“Tentu semua penjaga gawang tak suka ditaklukkan dengan cara seperti itu (panenka). Namun perlu diakui, bahwa tendangan panenka merupakan salah satu cara yang unik untuk melakukan mengeksekusi penalti,” ungkap kiper yang kini bermain untuk Torino di ajang Seria A.

Manuel Neuer: Saya Waspada Dengan Tendangan Panenka

Senada dengan pernyataan Joe Hart, kiper timnas Jerman Manuel Neuer juga tidak menginginkan dirinya ditaklukkan dengan cara panenka. Sehingga, membuat dirinya mewaspadai akan pemain lawan yang ingin melakukan tendangan tersebut.

Manuel Neuer

Manuel Neuer tak ingin menjadi korban tendangan penalti panenka lawan

“Kiper tentu tak ingin pemain lawan melakukan tendangan penalti dengan cara panenka. Begitu juga dengan saya. Sehingga, saya akan mewaspadai apabila ada pemain lawan yang ingin menaklukkan saya dengan cara tersebut. Saya akan mempelajari bagaimana lawan melakukan panenka, agar saya tak menjadi korban,” ungkap penjaga gawang yang bersinar bersama tim Bayern Munich.

Sudden Cardiac Death Di Dunia Sepakbola

Sudden Cardiac Death

Selain sepakbola merupakan jenis olahraga yang saat ini paling digemari oleh masyarakat luas di seluruh dunia. Sepakbola juga menjadi salah satu olahraga yang dapat menjaga kesehatan tubuh manusia.

Sudden Cardiac Death

Sudden Cardiac Death telah menyerang beberapa pemain sepakbola dalam beberapa tahun terakhir

Namun olahraga yang penuh dengan kekuatan fisik tersebut juga dapat memicu kelainan dalam kesehatan manusia, salah satunya yaitu serangan jantung atau Sudden Cardiac Death.

Sehingga, diperlukan persiapan yang matang bagi para pemain sepakbola baik yang atlet profesional maupun atlet amatir. Hal tersebut sangat penting dilakukan, agar ketika permainan sepakbola dimulai, hal-hal yang tak diinginkan tak terjadi dan meminimalisir cedera ringan hingga berat.

Karena apabila menyepelekan pemanasan dalam berolahraga, bukan tidak mungkin hal yang dialami oleh Muamba akan terulang kembali. Hal ini harus dipahami oleh masyarakat luas di seluruh belahan bumi.

Peristiwa Fabrice Muamba

Kita semua mungkin masih mengingat laga antara Tottenham Hostpur melawan Bolton dalam babak perempat final ajang kejuaraan Piala FA di tanah Inggris. Dimana pertandingan tersebut harus dihentikan lantaran Fabrice Muamba yang sedang berlari tanpa adanya gangguan seketika terjatuh.

Fabrice Muamba

Fabrice Muamba terkena serangan henti jantung

Terlihat dalam rekaman pada laga tersebut, Muamba mengalami kesakitan yang sangat luar biasa di daerah dadanya. Ia pun sempat berusaha keras untuk membalikkan badannya. Namun tak lama berselang, tim medis langsung bergegas untuk memberikan pertolongan resusitasi jantung dan paru.

Dimana hal itu merupakan dilakukan apabila seseorang dalam keadaan henti jantung. Selayak seluruh penonton yang memadati Stadion White Hart Lane terhening. Beberapa pemain terlihat memanjatkan doa. Sebagian penonton juga terlihat meneteskan air mata, sementara sebagian lainnya memberikan dukungan dengan meneriaki nama Muamba.

Muamba selanjutnya dilarikan ke rumah sakit. Pertandingan tersebut pun harus dihentikan. Tim medis terus melakukan resusitasi jantung paru selama 67 menit, hingga akhirnya jantung kembali berdetak.

Hal tersebut merupakan situasi yang langka bagi seseorang terbilang masih di usia muda. Perbandingannya sendiri yakni 1 banding 50.000 orang.

Kelainan Sudden Cardiac Death dalam pertandingan sepakbola sendiri sudah terjadi beberapa kali. Bukan hanya Muamba saja yang mengalami hal tersebut. Tetapi tercatat beberapa pesepakbola profesional juga pernah mengalami hal serupa.

Bintang Arsenal, Nwanko Kanu juga pernah mengalami hal serupa ketika membela timnas Nigeria di ajang Olimpiade cabang sepakbola. Mantan pemain Real Madrid sekaligus pemain tim Nasional Italia, Antonio Cassano juga harus mendapatkan perawatan yang sama.

Namun ada dua pemain yang mengalami henti jantung namun tak terselamatkan, yakni Marc Vivien-Foe saat menjalani laga internasional bersama timnas Kamerun di tahun 2003 jang Piala Konfederasi dan Antonio Puerta di ajang La Liga Spanyol musim 2007 kala melawan Getafe.

Sudden Cardiac Death Bervariasi

Kelainan penyakit henti jantung itu sendiri sangat bervarian. Ada yang merupakan penyakit jantung dari bawaan lahir, namun ada pula yang didapatkan dari sejumlah faktor, termasuk salah satunya yaitu proses latihan olahraga.

Sudden Cardiac Death

Sudden Cardiac Death penyakit mematikan

Penyakit tersebut tak dapat terindentifikasi ketika pemeriksaan rutin oleh tim medis. Tetapi baru disadari setelah kejadian yang tak diinginkan tersebut terjadi seketika. Manifestasi terberat adalah insiden henti jantung seketika.

Persatuan dokter spesialis jantung di seluruh Eropa mengungkapkan bahwa Sudden Cardiac Death pada aktivitas olahraga pernah terjadi pada masa lalu. Namun, hal tersebut belum memberikan perbaikan yang baik di daratan Benua Biru.

Terdapat dua hal yang paling mendasari kejadian henti jantung untuk segera diperbaiki. Pertama, seluruh pesepakbola sebelum pertandingan harus terlebih dahulu melewati pemeriksaan medis. Kedua, terdapat tempat pelayanan gawat darurat di arena olahraga.

Teknologi Garis Gawang Dalam Sepakbola

Goal Line Technology

Kontroversi mengenai gol hantu Frank Lampard ketika perhelatan Piala Dunia 2010 pada laga timnas Inggris melawan Jerman yang bisa saja berbuah menjadi gol penyeimbang bagi The Three Lion yang kala itu tertinggal 1-2.

Goal Line Technology

Teknologi garis gawang digunakan dalam dunia sepakbola

Gol Stefan Kiessling yang dianulir ketika pertandingan antara Bayern Leverkusen melawan Hoffenheim pada kejuaraan Bundesliga musim 2013/14. Hingga ghost goal Sulley Muntari ketika laga AC Milan kontra Juventus pada ajang Serie A yang menentukan gelar Scudetto musim 2012, merupakan sejumlah kontroversi bagi seluruh penikmat sepakbola seantero dunia.

Sehingga hal tersebut membuat FIFA dan juga EUFA untuk mencari solusi terbaik guna memperkecil kejadian yang serupa kembali terjadi dan juga meminimalisir kesalahan yang ada dalam diri wasit. Akhirnya, induk tertinggi sepakbola tertinggi dunia dan juga Eropa tersebut memutuskan untuk mempergunakan teknologi garis gawang.

Teknologi Goal Line Technology pertama kalinya dipergunakan pada perhelatan Piala Dunia 2014 di Brasil. Tujuan penggunaan teknologi tersebut yakni untuk memberikan rasa adil di saat pertandingan dimulai dan juga memperkecil kerusuhan antara supporter yang tak menerima hasil laga pada akhirnya, jika kejadian gol hantu kembali terulang.

Ulasan Goal Line Technology

Teknologi garis gawang dalam dunia sepakbola memiliki tiga perangkat penting. Ketiga perangkat tersebut terintegrasi satu sama lain sehingga memberikan informasi langsung kepada sang pengadil lapangan mengenai bola sudah melewati garis gawang atau belum (sah atau tidak sahnya gol).

Teknologi Garis Gawang

Teknologi Garis Gawang untuk meminimalisir gol hantu

  • Smart Ball System

Proyek imajinatif yang mendasari teknologi garis gawang dimulai oleh dua perusahaan asal Jerman, yakni Adidas dan Cairos Technologies. Kedua perusahaan tersebut memasang sebuah sensor di dalam bola.

Dimana sensor tersebut memberikan sinyal langsung kepada sensor yang juga terpasang di area lapangan sepakbola. Sinyal yang dipancarkan dari Smart Ball System langsung terintegrasi dengan Hawkeye System yang diletakkan di area garis gawang untuk memberitahukan bola sudah melewati garis gawang atau belum.

  • Hawkeye System

Sistem ini dikembangkan langsung oleh perusahaan asal Inggris bernama Hawk-Eye. Perusahaan ini sukses dan paling terdepan dalam mengembangkan system Hawk-Eye. Dimana perangkat tersebut sebelumnya sudah dipergunakan dalam olahraga Cricket dan Tennis.

Namun dalam dunia sepakbola, penggunaan sistem ini berbeda dari dua jenis olahraga tersebut. Dalam sepakbola, digunakan kamera sebanyak tiga pasang yang difokuskan pada setiap garis gawang.

Tiga kamera tersebut mampu menangkap gambar sebanyak 600 frame setiap detiknya. Perangkat itu terdapat dua sistem untuk menentukan apakah bola sudah melewati garis gawang atau belum, yakni melalui suara atau jam. Sehingga itulah kenapa para pengadil lapangan di Liga Primer Inggris menggunakan headset.

  • Smart Ref System

Kedua perangkat diatas tak akan berguna apabila tidak adanya sistem Smart Ref System yang dikembangkan langsung oleh Fraunhofer IIS melalui sistem gelombang radio. Sinyal yang dipancarkan oleh dua perangkat sebelumnya langsung diterima oleh peringkat ketiga ini.

Michel Platini Kritik Goal Line Technology

Mantan Presiden UEFA Michel Platini menyatakan bahwa dirinya tidak setuju dengan teknologi garis gawang yang dipergunakan di dalam dunia sepakbola saat ini. Menurutnya, pertandingan sepakbola masa depan tidak akan lagi menyenangkan apabila terlalu banyak menggunakan teknologi.

Michel Platini

Michel Platini tidak setuju dengan teknologi garis gawang

“Saya rasa tidak perlu menggunakan teknologi garis gawang itu. Karena dengan tidak menggunakannya, maka kita semua menghargai kinerja official pertandingan. Terpenting, baik para wasit, hingga asisten menerima kritikan dari para penikmat sepakbola. Dengan demikian, sepakbola tetap indah untuk kita nikmati,” ungkap pria kelahiran Prancis.

Dari Tiongkok Hingga Mendunia

Sepakbola

Siapa yang tak mengenal jenis olahraga yang satu ini? Sepak bola yang saat ini menjadi cabang olahraga paling populer seantero dunia. Bagaimana tidak, kurang lebih sebanyak 240 juta penduduk di seluruh belahan bumi ini memainkan sepakbola. Itu berarti, sekitar 4 persen dari keseluruhan penduduk yang ada di dunia.

Sepakbola

Sepakbola pertama kalinya muncul pada abad ke-2 Tiongkok

Sejarah permainan olahraga pertama kali dimulai pada awal abad ke-2 sebelum Masehi di Tiongkok. Tepatnya pada masa Dinasti Han, dimana kala itu masyarakat telah memainkan sebuah permainan menggiring sebuah bola dan menendang ke arah jaring berukuran kecil.

Permainan tersebut pun perlahan meluas hingga ke daratan Jepang dan dikenal dengan nama Kemari. Hingga mencapai ke benua biru dan sangat populer di Italia pada abad ke-16. Di Inggris, permainan tersebut menjadi lebih terkenal dan lebih modern.

Seiring waktu berjalan, sepakbola menjadi permainan kompetisi yang menjanjikan sekaligus memberikan tontonan kepada masyarakat luas. Tak heran, di daratan Britania Raya, permainan tersebut seringkali terjadi kericuhan.

Atas persoalan tersebut, pada tahun 1365 Raja Edward III resmi mengeluarkan surat larangan untuk bermain sepakbola bagi masyarakat. Keputusan tersebut juga didukung penuh oleh Raja James I yang berasal dari Skotlandia.

Di tahun 1815, akhirnya permainan sepakbola kembali diperbolehkan dan banyak masyarakat yang kembali memainkan olahraga jenis tersebut baik di lingkungan universitas maupun sekolah. Sepakbola modern tumbuh pada tahun 1863 di Freemasons Tavern.

Disaat itulah, sejumlah sekolah duduk bersama untuk merumuskan beberapa aturan dalam permainan sepakbola. Tahun 1869 untuk pertama kalinya sepakbola memiliki aturan yang harus ditaati oleh para pemain.

Sepakbola semakin meluas di seluruh dunia berkat para tentara, pedagang dan juga pelaut yang berkelana ke belahan bumi. Kemudian di tahun 1904, dibentuklah sebuah lembaga resmi yang mengatur berbagai tim pesepakbola di seluruh dunia, yang disebut dengan FIFA (Fédération Internationale de Football Association)

Pengertian Sepakbola Menurut Ahli

  • Hasan Alwi (Kamus Besar Bahasa Indonesia 2003)

Sepakbola merupakan sebuah permainan yang dimainkan oleh dua kelompok berlawanan dimana masing-masing kelompok terdiri dari sebelas pemain dengan tujuan untuk mencetak gol ke gawang lawan.

Sepakbola

Para tentara sedang memainkan olahraga Sepakbola

  • Luxbacher

Permainan sepakbola adalah sebuah pertandingan yang dimainkan oleh dua tim yang memiliki 11 anggota. Tujuannya yaitu berusaha keras untuk mempertahankan gawang tim sendiri dan mencoba untuk menyarangkan bola ke gawang lawan.

  • Agus Salim

Olahraga sepakbola merupakan jenis permainan yang dimainkan menggunakan seluruh anggota tubuh terkecuali tangan (tidak berlaku untuk penjaga gawang) dan diharuskan untuk berusaha mencetak skor ke gawang musuh serta mempertahankan gawang sendiri dari kebobolan. Seluruh pemain diwajibkan untuk bermain dengan sikap tangkas, cepat dan sigap.

  • Muhyi Faruq

Jenis olahraga sepakbola adalah permainan yang menggunakan kekuatan fisik dimana dapat menguatkan mental, menyehatkan tubuh dan juga memperluas kehidupan dalam bersosial antar sesama serta pula mencatatkan sebuah prestasi. Sepakbola memerlukan fisik yang kuat dan terstektur serta terencana.

Luis Figo: Sepakbola Bagaikan Kehidupan

Legenda sepakbola Real Madrid, Luis Figo mengungkapkan bahwa olahraga sepakbola adalah sebuah kehidupan tersendiri bagi yang memainkannya. Menurutnya, sepakbola adalah alat pemersatu bangsa bahkan dunia sekaligus.

Luis Figo

Luis Figo ungkap bahwa sepakbola adalah sebuah kehidupan tersendiri baginya

“Ya, sepakbola adalah sebuah kehidupan tersendiri bagi saya dan mungkin juga bagi seluruh para pemain. Karena bukan hanya menyenangkan, namun sepakbola juga merupakan sebuah alat yang dapat mempersatukan kita semua, baik bangsa maupun dunia. Jadi, janganlah ternoda dengan beberapa orang yang ingin merusak olahraga jenis ini,” ungkap legenda timnas Portugal.

Teknik Dasar Penjaga Gawang

Penjaga Gawang

Permainan sepakbola terdiri dari sebelas pemain yang memiliki peran masing-masing diatas lapangan. Kesebelas pemain tersebut harus saling bekerja sama agar tercipta permainan yang indah dan tentu saja demi meraih kemenangan. Setiap pemain telah memiliki tugas, seperti salah satunya yakni posisi kiper yang berperan untuk menjaga gawang agar tak dibobol oleh tim lawan.

Penjaga Gawang

Posisi kiper paling krusial di lini pertahanan sebuah tim

Posisi penjaga gawang merupakan unsur paling penting di sisi pertahanan. Posisi tersebut menjadi panglima pertahanan yang mengatur para pemain belakang untuk menjaga kedalaman, supaya pemain lawan tidak mudah masuk ke area kotak penalti lawan dan melesakkan tendangan ke arah gawang.

Apabila pemain lawan mampu menendang bola ke arah gawang, tentu posisi paling krusial harus menahan bola tersebut agar terhindar kebobolan dan tentu membantu dalam meningkatkan mentalitas para rekan setim.

Karena tidak dapat dipungkuri bahwa kiper mampu meningkatkan kualitas permainan, apabila tampil heroik dibawah mistar dengan menggagalkan sejumlah peluang emas lawan. Tak heran bahwa sebagian pelatih mempercayakan jabatan kapten tim dilengan sang penjaga gawang.

Untuk menjadi penjaga gawang yang hebat, tentu saja sudah harus menguasai beberapa teknik-teknik dasar. Berikut beberapa teknik dasar yang harus dikuasai oleh sang kiper:

  • Keberanian

Tentu teknik pertama adalah tidak ada rasa takut akan tendangan keras dari pemain lawan. Karena memang harus diakui, pemain lawan akan berusaha untuk melakukan tembakan keras ke arah gawang. Sehingga, teknik pertama yakni adalah keberanian untuk menghalau bola, meskipun datang dengan cepat.

  • Determinasi

Setelah berani untuk menghalau tembakan keras, teknik selanjutnya yang harus dikuasai oleh sang penjaga gawang adalah determinasi, yaitu pengambilan keputusan yang cepat. Permainan sepakbola identik dengan cepat dan dengan intensitas yang tinggi. Sehingga, keputusan harus diambil secepat mungkin. Determinasi diperlukan oleh kiper untuk memutuskan sejumlah keadaan yang tak terduga ketika permainan sudah dimulai.

  • Penglihatan Tajam

Dua teknik sudah dikuasai, teknik berikutnya yang juga sangat penting adalah kiper harus memiliki penglihatan yang tajam. Dengan penglihatan yang baik, maka penjaga gawang dapat membaca arah bola, gerakan para pemain dan memberikan umpan.

  • Posisi

Kiper harus berdiri di posisi yang tepat disaat pemain lawan melesakkan tendangan keras ke arah gawang. Dengan menempatkan posisi yang tepat, maka akan mempersempit sudut tembakan, sehingga akan menyulitkan lawan.

  • Refleks

Teknik terpenting bagi penjaga gawang adalah memiliki refleks yang cepat. Memiliki kecepatan dalam bereaksi terhadap bola yang tak dapat diprediksi sebelumnya.

Gianluigi Buffon Beri Pesan Kepada Para Kiper Muda

Legenda kiper tim Nasional Italia yang kini masih merumput bersama Juventus, Gianluigi Buffon memberikan sedikit resep kepada para kiper-kiper muda agar terus berlatih setiap harinya, agar refleks terus terasah.

Gianluigi Buffon

Gianluigi Buffon beri pesan kepada para kiper muda agar terus berlatih

“Bagi kalian wahai penjaga gawang yang masih berusia muda, teruslah berlatih dengan gigih. Karena dengan berlatih, maka kita akan menjadi penjaga gawang yang hebat suatu hari nanti. Refleks harus terus diasah,” ungkap Buffon.

Donnarumma: Buffon Adalah Idola Saya

Kiper muda AC Milan dan akan menjadi penerus Buffon sebagai penjaga gawang timnas Negeri Pisa, Gianluigi Donnarumma mengatakan bahwa dirinya mengidolakan Buffon dan belajar dari Dia.

Gianluigi Donnarumma

Gianluigi Donnarumma mengidolakan Buffon

“Buffon adalah idola saya dan menjadi motivasi bagi saya untuk terus mengasah kemampuan dalam menjaga gawang. Dia juga memberikan saya semangat agar tak henti berlatih. Berharap, saya dapat melebihi Dia,” ungkap kiper yang masih berusia 17 tahun.

Manfaat Kinesio Tape Bagi Atlet Sepakbola

Kinesio Tape

Kemajuan sebuah teknologi terasa sangat pesat di era sekarang ini. Tak hanya di bidang industri, pemerintahan, pendidikan, tetapi juga bergerak di bidang olahraga seperti salah satunya sepakbola. Jenis olahraga yang cenderung cepat dan keras tersebut, tak sedikit para pemain harus mengalami cedera.

Kinesio Tape

Kinesio Tape merupakan salah satu kemajuan kesehatan di bidang sepakbola

Sehingga, hal tersebut membuat dunia sepakbola terus mengembangkan beberapa teknologi yang dapat mengurangi risiko cedera, rasa sakit, maupun untuk mempercepat pemulihan cedera dan bahkan mampu mengoptimalkan kondisi para pemain.

Salah satu teknologi yang umum digunakan para atlet sepakbola dan cukup populer saat ini, yaitu kinesio tape. Yakni sebuah teknologi yang berbentuk seperti lembaran dan pada umumnya berwarna biru ataupun merah muda.

Cara penggunaannya pun cukup mudah, yakni hanya menempelkan lembaran tersebut ke bagian tubuh yang diperlukan, seperti di punggung, lengan tangan, betis, paha maupun leher. Dengan demikian, otot akan lebih optimal dalam bekerja dan juga dapat mempercepat proses penyembuhan.

Kinesio tape pertama kalinya dipergunakan dalam dunia olahraga yakni ketika seorang atlet voli asal Amerika Serikat tengah bermain di ajang Olimpiade Beijing 2008. Sejak itu, banyak kalangan atlet olahraga yang mulai menggunakan alat tersebut. Satu bukti ajaib dari kinesio tape adalah disaat seorang pelari di Olimpiade Beijing 2008 yang mampu terus berlari padahal dirinya tengah mengalami cedera pinggul.

Adapun keunggulan dari kinesio tape yakni tidak panas seperti koyo, bahannya elastis dan tentu sangat nyaman digunakan. Tak hanya itu saja, melainkan juga tetap merekat dengan sangat baik di kulit, meskipun kondisi badan tengah berkeringat ataupun saat berenang.

Cristiano Ronaldo Kerap Gunakan Kinesio Tape

Megabintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo terlihat bahwa dirinya kerapkali menggunakan kinesio tape di sejumlah pertandingan baik level klub maupun internasional.

Cristiano Ronaldo

Cristiano Ronaldo tengah menggunakan kinesio tape ketika dirinya mengalami cedera ACL di partai final UERO 2016

Salah satunya ketika CR7 membela tim Nasional Portugal saat ajang EURO 2016 di babak semifinal. Kala itu, mantan pemain Manchester United harus menggunakan kinesio tape untuk mengoptimalkan kinerja otot badan.

Karena diketahui, bahwa ajang EURO berjalan dalam waktu yang singkat dan begitu ketat dari satu pertandingan ke laga selanjutnya. Bahkan, para pemain hanya memiliki waktu jeda paling lama tiga hari saja. Sehingga, sebagian para pemain mengalami kelelahan fisik. Terlebih, pemain andalan yang harus tampil di setiap laganya seperti Ronaldo.

Untuk mengoptimalkan kinerja otot dan juga demi mengurangi risiko cedera, maka Ronaldo menggunakan kinesio tape. Terbukti, selama pergelaran ajang bergengsi empat tahunan tersebut, sang pemain terus mengisi starting eleven pasukan Selecção das Quinas.

Namun, sayangnya ketika di partai final, Ronaldo hanya bermain beberapa menit saja, lantaran Ia tak mampu lagi melanjutkan pertandingan setelah mendapatkan tekel dari Dimitri Payet. Meskipun tak diperkuat oleh bintang utamanya, Portugal sukses keluar sebagai juara untuk pertama kalinya.

Gareth Bale: Kinesio Tape Cukup Membantu

Rekan setim Ronaldo di Los Blancos, Gareth Bale juga seringkali menggunakan kinesio tape di beberapa pertandingan. Ia pun memberikan kredit khusus untuk alat tersebut. Menurutnya, cukup berguna dan membantu.

Gareth Bale

Gareth Bale menggunakan Kinesio Tape demi mempercepat penyembuhan cedera yang dialaminya

“Alat itu (Kinesio tape) bagi saya cukup membantu dalam sejumlah laga. Terlebih, akhir-akhir ini saya tengah mengalami cedera. Jadi, saya menggunakannya untuk dapat mempercepat penyembuhan. Dokter pun juga menyarankan hal tersebut dan saya juga cukup nyaman memakainya,” ungkap gelandang berkebangsaan Wales.

Bale seringkali harus mengalami cedera. Bahkan di musim ini, Ia harus berjibaku dalam proses penyembuhannya dan tak membela baik di level internasional maupun di klub.

Kamera Laba-Laba Dalam Dunia Sepakbola

Spidercam

Kemajuan di bidang teknologi tak bisa dihindari lagi. Berbagai produk teknologi tersebar luas di era digital sekarang ini demi mempermudah pekerjaan kita sehari-hari. Tak terkecuali di dunia sepakbola yang saat ini menjadi tontonan nomor satu bagi keluarga seantero dunia.

Spidercam

Teknologi Spidercam digunakan dalam dunia sepakbola

Sehingga, banyak pihak penyiaran yang menggunakan teknologi terkini untuk memperindah penampilan dan memanjakan mata penonton. Salah satunya menggunakan kamera laba-laba atau yang lebih populer dengan nama spidercam yang lebih merujuk pada suatu merk perusahaan.

Teknologi tersebut layaknya seperti namanya, dimana kamera terlihat seperti laba-laba yang digantung diatas lapangan dengan menggunakan tali.

Adapun fungsi alat tersebut yakni untuk menambah sudut pandang demi mendapatkan tampilan yang tak bisa diperoleh dari kamera statis biasa. Kamera laba-laba mampu bergerak sesuai dengan area yang diinginkan untuk pengambilan gambar baik dari kanan ke kiri dan sebaliknya maupun dari atas kebawah.

Lebih spesialnya, alat tersebut juga mampu mengambil sudut pandang yang sejajar dengan para pemain diatas lapangan.

Tak seperti Drone yang dapat membahayakan bagi para pemain lantaran dapat seketika jatuh karena kesalahan teknis maupun daya tahan baterai yang cepat habis dan juga suara yang terdengar sangat mengganggu. Terlebih, alat tersebut lebih berat ketimbang spidercam itu sendiri.

Spidercam menggunakan tali yang sangat kuat dan berbahan kevlar, dimana tali tersebut dipasang di setiap sudut stadion. Dengan demikian, lebih aman dan kamera pun juga lebih stabil dibandingkan drone.

Cara kerjanya pun juga sangat mudah dengan dua orang sebagai petugas yang mengendalikan alat tersebut. Satu petugas untuk mengendalikan kamera laba-laba dan satu petugas lagi mengatur setiap pergerakan kamera.

Teknologi dalam penyiaran sepakbola tersebut pertama kalinya diperkenalkan ke masyarakat dalam ajang EURO 2008. Untuk penggunaan di ajang liga domestik, baru Liga Primer Inggris yang menggunakan alat tersebut dan baru dicoba pada laga Manchester United melawan Liverpool di Old Trafford pada akhir pekan lalu.

Marco Materazzi Apresiasi Teknologi Spidercam

Legenda Inter Milan, Marco Materazzi memberikan apresiasi terhadap penggunaan teknologi dalam dunia sepakbola berupa kamera laba-laba yang dapat mampu memanjakan mata para penikmati si kulit bundar.

Marco Materazzi

Marco Materazzi memberikan apresiasi akan teknologi spidercam

“Saya apresiasi terhadap penggunaan berbagai inovasi dalam dunia sepakbola terlebih teknologi spidercam. Menurut saya, kamera laba-laba tersebut dapat memberikan sensasi tersendiri bagi kami para pecinta sepakbola. Memberikan sudut pandang yang tak terlihat sepeti biasanya,”

“Sehingga, siaran sepakbola terlihat tak mononton begitu saja. Walaupun pada kenyataannya kita memang menikmati setiap siaran bola di televisi,” ungkap Materazzi.

Pemain yang sukses meraih gelar Liga Champions 2010 bersama Inter Milan menambahkan bahwa Ia berharap kedepannya semakin banyak teknologi dalam bentuk penyiaran bukan ke peraturan sepakbola itu sendiri.

“Tentu saya berharap kedepannya teknologi semacam itu dapat diperluas ke semua liga dan terus berkembang dalam memberikan siaran yang indah. Namun harus digarisbawahi, bukan ke peraturan dalam permainan sepakbola, melainkan ke bentuk siaran televisi,” tutup pemain berkebangsaan Italia.

Jose Mourinho: Kurasa Teknologi Itu Baik

Senada dengan Materazzi, pelatih Manchester United Jose Mourinho juga mengungkapkan bahwa penggunaan teknologi di dalam dunia sepakbola pada dasarnya baik.

Jose Mourinho

Jose Mourinho senang dengan teknologi spidercam

“Tentu saja teknologi itu baik. Saya tidak keberatan apabila digunakan dalam dunia sepakbola. Terlebih untuk para penikmat sepakbola yang tak dapat hadir di stadion seperti adanya inovasi kamera laba-laba. Tetapi, tidak mengarah pada aturan sepakbola itu sendiri,” ungkap mantan manajer Chelsea.