Kamera Laba-Laba Dalam Dunia Sepakbola

Spidercam

Kemajuan di bidang teknologi tak bisa dihindari lagi. Berbagai produk teknologi tersebar luas di era digital sekarang ini demi mempermudah pekerjaan kita sehari-hari. Tak terkecuali di dunia sepakbola yang saat ini menjadi tontonan nomor satu bagi keluarga seantero dunia.

Spidercam

Teknologi Spidercam digunakan dalam dunia sepakbola

Sehingga, banyak pihak penyiaran yang menggunakan teknologi terkini untuk memperindah penampilan dan memanjakan mata penonton. Salah satunya menggunakan kamera laba-laba atau yang lebih populer dengan nama spidercam yang lebih merujuk pada suatu merk perusahaan.

Teknologi tersebut layaknya seperti namanya, dimana kamera terlihat seperti laba-laba yang digantung diatas lapangan dengan menggunakan tali.

Adapun fungsi alat tersebut yakni untuk menambah sudut pandang demi mendapatkan tampilan yang tak bisa diperoleh dari kamera statis biasa. Kamera laba-laba mampu bergerak sesuai dengan area yang diinginkan untuk pengambilan gambar baik dari kanan ke kiri dan sebaliknya maupun dari atas kebawah.

Lebih spesialnya, alat tersebut juga mampu mengambil sudut pandang yang sejajar dengan para pemain diatas lapangan.

Tak seperti Drone yang dapat membahayakan bagi para pemain lantaran dapat seketika jatuh karena kesalahan teknis maupun daya tahan baterai yang cepat habis dan juga suara yang terdengar sangat mengganggu. Terlebih, alat tersebut lebih berat ketimbang spidercam itu sendiri.

Spidercam menggunakan tali yang sangat kuat dan berbahan kevlar, dimana tali tersebut dipasang di setiap sudut stadion. Dengan demikian, lebih aman dan kamera pun juga lebih stabil dibandingkan drone.

Cara kerjanya pun juga sangat mudah dengan dua orang sebagai petugas yang mengendalikan alat tersebut. Satu petugas untuk mengendalikan kamera laba-laba dan satu petugas lagi mengatur setiap pergerakan kamera.

Teknologi dalam penyiaran sepakbola tersebut pertama kalinya diperkenalkan ke masyarakat dalam ajang EURO 2008. Untuk penggunaan di ajang liga domestik, baru Liga Primer Inggris yang menggunakan alat tersebut dan baru dicoba pada laga Manchester United melawan Liverpool di Old Trafford pada akhir pekan lalu.

Marco Materazzi Apresiasi Teknologi Spidercam

Legenda Inter Milan, Marco Materazzi memberikan apresiasi terhadap penggunaan teknologi dalam dunia sepakbola berupa kamera laba-laba yang dapat mampu memanjakan mata para penikmati si kulit bundar.

Marco Materazzi

Marco Materazzi memberikan apresiasi akan teknologi spidercam

“Saya apresiasi terhadap penggunaan berbagai inovasi dalam dunia sepakbola terlebih teknologi spidercam. Menurut saya, kamera laba-laba tersebut dapat memberikan sensasi tersendiri bagi kami para pecinta sepakbola. Memberikan sudut pandang yang tak terlihat sepeti biasanya,”

“Sehingga, siaran sepakbola terlihat tak mononton begitu saja. Walaupun pada kenyataannya kita memang menikmati setiap siaran bola di televisi,” ungkap Materazzi.

Pemain yang sukses meraih gelar Liga Champions 2010 bersama Inter Milan menambahkan bahwa Ia berharap kedepannya semakin banyak teknologi dalam bentuk penyiaran bukan ke peraturan sepakbola itu sendiri.

“Tentu saya berharap kedepannya teknologi semacam itu dapat diperluas ke semua liga dan terus berkembang dalam memberikan siaran yang indah. Namun harus digarisbawahi, bukan ke peraturan dalam permainan sepakbola, melainkan ke bentuk siaran televisi,” tutup pemain berkebangsaan Italia.

Jose Mourinho: Kurasa Teknologi Itu Baik

Senada dengan Materazzi, pelatih Manchester United Jose Mourinho juga mengungkapkan bahwa penggunaan teknologi di dalam dunia sepakbola pada dasarnya baik.

Jose Mourinho

Jose Mourinho senang dengan teknologi spidercam

“Tentu saja teknologi itu baik. Saya tidak keberatan apabila digunakan dalam dunia sepakbola. Terlebih untuk para penikmat sepakbola yang tak dapat hadir di stadion seperti adanya inovasi kamera laba-laba. Tetapi, tidak mengarah pada aturan sepakbola itu sendiri,” ungkap mantan manajer Chelsea.