Teknik Dasar Penjaga Gawang

Penjaga Gawang

Permainan sepakbola terdiri dari sebelas pemain yang memiliki peran masing-masing diatas lapangan. Kesebelas pemain tersebut harus saling bekerja sama agar tercipta permainan yang indah dan tentu saja demi meraih kemenangan. Setiap pemain telah memiliki tugas, seperti salah satunya yakni posisi kiper yang berperan untuk menjaga gawang agar tak dibobol oleh tim lawan.

Penjaga Gawang

Posisi kiper paling krusial di lini pertahanan sebuah tim

Posisi penjaga gawang merupakan unsur paling penting di sisi pertahanan. Posisi tersebut menjadi panglima pertahanan yang mengatur para pemain belakang untuk menjaga kedalaman, supaya pemain lawan tidak mudah masuk ke area kotak penalti lawan dan melesakkan tendangan ke arah gawang.

Apabila pemain lawan mampu menendang bola ke arah gawang, tentu posisi paling krusial harus menahan bola tersebut agar terhindar kebobolan dan tentu membantu dalam meningkatkan mentalitas para rekan setim.

Karena tidak dapat dipungkuri bahwa kiper mampu meningkatkan kualitas permainan, apabila tampil heroik dibawah mistar dengan menggagalkan sejumlah peluang emas lawan. Tak heran bahwa sebagian pelatih mempercayakan jabatan kapten tim dilengan sang penjaga gawang.

Untuk menjadi penjaga gawang yang hebat, tentu saja sudah harus menguasai beberapa teknik-teknik dasar. Berikut beberapa teknik dasar yang harus dikuasai oleh sang kiper:

  • Keberanian

Tentu teknik pertama adalah tidak ada rasa takut akan tendangan keras dari pemain lawan. Karena memang harus diakui, pemain lawan akan berusaha untuk melakukan tembakan keras ke arah gawang. Sehingga, teknik pertama yakni adalah keberanian untuk menghalau bola, meskipun datang dengan cepat.

  • Determinasi

Setelah berani untuk menghalau tembakan keras, teknik selanjutnya yang harus dikuasai oleh sang penjaga gawang adalah determinasi, yaitu pengambilan keputusan yang cepat. Permainan sepakbola identik dengan cepat dan dengan intensitas yang tinggi. Sehingga, keputusan harus diambil secepat mungkin. Determinasi diperlukan oleh kiper untuk memutuskan sejumlah keadaan yang tak terduga ketika permainan sudah dimulai.

  • Penglihatan Tajam

Dua teknik sudah dikuasai, teknik berikutnya yang juga sangat penting adalah kiper harus memiliki penglihatan yang tajam. Dengan penglihatan yang baik, maka penjaga gawang dapat membaca arah bola, gerakan para pemain dan memberikan umpan.

  • Posisi

Kiper harus berdiri di posisi yang tepat disaat pemain lawan melesakkan tendangan keras ke arah gawang. Dengan menempatkan posisi yang tepat, maka akan mempersempit sudut tembakan, sehingga akan menyulitkan lawan.

  • Refleks

Teknik terpenting bagi penjaga gawang adalah memiliki refleks yang cepat. Memiliki kecepatan dalam bereaksi terhadap bola yang tak dapat diprediksi sebelumnya.

Gianluigi Buffon Beri Pesan Kepada Para Kiper Muda

Legenda kiper tim Nasional Italia yang kini masih merumput bersama Juventus, Gianluigi Buffon memberikan sedikit resep kepada para kiper-kiper muda agar terus berlatih setiap harinya, agar refleks terus terasah.

Gianluigi Buffon

Gianluigi Buffon beri pesan kepada para kiper muda agar terus berlatih

“Bagi kalian wahai penjaga gawang yang masih berusia muda, teruslah berlatih dengan gigih. Karena dengan berlatih, maka kita akan menjadi penjaga gawang yang hebat suatu hari nanti. Refleks harus terus diasah,” ungkap Buffon.

Donnarumma: Buffon Adalah Idola Saya

Kiper muda AC Milan dan akan menjadi penerus Buffon sebagai penjaga gawang timnas Negeri Pisa, Gianluigi Donnarumma mengatakan bahwa dirinya mengidolakan Buffon dan belajar dari Dia.

Gianluigi Donnarumma

Gianluigi Donnarumma mengidolakan Buffon

“Buffon adalah idola saya dan menjadi motivasi bagi saya untuk terus mengasah kemampuan dalam menjaga gawang. Dia juga memberikan saya semangat agar tak henti berlatih. Berharap, saya dapat melebihi Dia,” ungkap kiper yang masih berusia 17 tahun.